Our Brands

Kampanye pelestarian ekosistem mangrove demi masa depan yang lebih baik, menjadi tujuan utama kami di setiap program dan proyek mangrove yang kami kerjakan. Untuk itulah, kami mencoba menginisiasi hadirnya berbagai produk barang dan jasa mangrove dalam naungan badan hukum perusahaan kami, yaitu CV. KeMANGI, yang beberapa diantaranya tertera di bawah ini:

1. Mas Jamang

Mas Jamang adalah label kami untuk mengkampanyekan pentingnya fungsi dan manfaat buah-buahan mangrove, yang ternyata bisa dibuat tepung, kemudian diolah menjadi berbagai variasi makanan dan minuman lezat.

Bersama salah satu CSR perusahaan di Semarang, kami membina dua kelompok warga binaan pengolah buah-buahan mangrove menjadi tepung di Mangunharjo, Semarang, yang dipasarkan sebagai sebuah produk kerupuk, bolu, stik, dan lain-lain.

Mas Jamang kami pasarkan melalui media online dan offline dan saat ini sudah dikenal di Semarang, bahkan nasional dan internasional di beberapa negara di Asia Pasifik, yang merupakan afiliasi mangrove kami.

2. Batik Bakau

Limbah buah mangrove, dalam hal ini adalah jenis mangrove Rhizophora spp, ternyata memiliki kandungan pewarna batik berwarna coklat yang indah. Warnanya yang alami, menjadi komoditas yang baik, saat kami kembangkan menjadi sebuah produk dengan label Batik Bakau.

Masih bekerjasama dengan CSR perusahaan di Jakarta, kami membina satu kelompok pengrajin batik mangrove di Mangunharjo, Semarang untuk membatik dengan konsep batik mangrove alami ber-tagline The Heritage of Natural Colour.

Kami memasarkan Batik Bakau secara online dan offline ke berbagai kalangan masyarakat, tak hanya di dalam negeri saja, tapi juga ke luar negeri. Berbagai pameran batik berskala nasional dan internasional juga telah kami ikuti, untuk mengkampanyekan betapa berharganya ekosistem mangrove bagi kehidupan manusia di porn cartoon bumi.

3. KeSEMaTUSTIK

Kami juga mengkampanyekan mangrove melalui musik. Sebuah band bernama KeSEMaTUSTIK kami bentuk, dan sudah menelorkan satu buah single berjudul Mangrove Hidup Kita.

Lagu ini kami harapkan dapat menjadi inspirasi, motivasi, dan penggugah semangat konservasi mangrove bagi siapa saja yang mendengarnya sehingga hatinya terusik untuk mulai mencintai dan menyayangi mangrove kita.

Tak hanya memproduksi lagu mangrove saja, KeSEMaTUSTIK yang juga hanya memfokuskan dirinya sebagai sebuah band yang hanya menulis dan memproduksi lagu-lagu bertema mangrove-saja ini, sering diundang ke beberapa kegiatan bertema mangrove sebagai pengisi acara dan juga menciptakan program-program sendiri, untuk mengkampanyekan pelestarian mangrove.

4. Cermang

Cermang singkatan dari Cerita Mangrove. Kami menciptakan sebuah label bernama Cermang untuk mengkampanyekan mangrove ke komunitas yang lebih luas. Kalangan penulis, jurnalistik, dan dunia media massa lainnya, kami rasa sangat penting sebagai obyek kampanye mangrove kami.

Di dalam Cermang, kami membuat dan memproduksi e-book, e-magz, buku, majalah, cerpen, puisi, majalah, dan lain sebagainya, kemudian menyebarkannya ke masyarakat luas secara berbayar maupun gratis melalui media online kami dan juga offline ke berbagai toko buku yang tersebar di Indonesia.

Beberapa bentuk Cermang yang sudah kami produksi, diantaranya adalah buku tentang Teknik Rehabilitasi Mangrove, Resep Kuliner Mangrove dan 20 Dongeng Mangrove. Buku ini kami edarkan secara gratis maupun berbayar ke jaringan afiliasi mangrove kami, baik di dalam maupun di luar negeri.

5. Mangrove Map

Mangrove Map merupakan label kami dalam bidang jasa pembuatan peta mangrove, dengan tujuan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan produk dan jasa pelatihan peta mangrove. Di bawah naungan perusahaan kami, yaitu CV. KeMANGI, kami mencoba mengkampanyekan mangrove melalui jasa konsultasi peta mangrove ke kalangan konsultan dan komunitas di sekitarnya.

Mangrove Map juga menjadi pembicara dan aktif di forum-forum diskusi mengenai pemetaan mangrove. Tak hanya membuka jasa konsultasi pembuatan peta mangrove saja, tim kami juga berkeliling Indonesia untuk melakukan ground check data analisa vegetasi dan struktur komunitas mangrove, juga memberikan edukasi secara gratis kepada pelajar dan mahasiswa untuk memperkenalkan pengetahuan pemetaan mangrove kepada generasi muda Indonesia.

6. Kuslar Kreatif

Dalam bidang desain dan produksi film, kami juga membuat label bernama Kuslar Kreatif, dengan tujuan untuk mengkampanyekan mangrove ke kalangan desainer dan pembuat film serta komunitas sejenisnya. 

Memfokuskan jasanya pada dokumentasi obyek mangrove, pesisir dan lautan, Kuslar Kreatif menjadi "langganan" para stake holder lingkungan dan adult anime mangrove di dalam dan luar negeri, dan telah menghasilkan banyak karya dokumentasi pesisir.

Klien Kuslar Kreatif yang luas, yang terdiri dari instansi mangrove dan lingkungan di tingkat lokal, nasional dan internasional di jaringan afiliasi mangrove kami, membuat kampanye penyelamatan mangrove kami semakin efektif.

7. MANGROVEMAGZ

Dalam dunia jurnalistik, kami juga menciptakan label MANGROVEMAGZ, yaitu Majalah Mangrove pertama di Indonesia (baik online dan offline) yang memiliki tagline: Knowledge, Adventure, Inspiration and Motivation (Pengetahuan, Petualangan, Inspirasi dan Motivasi).

Kami menciptakan MANGROVEMAGZ dengan tujuan untuk mengkampanyekan keindahan mangrove, serunya aksi mangroving dan inspiratifnya aktivitas para mangrover, tak hanya di Indonesia saja, tapi juga di seluruh dunia.

Pangsa pasar MANGROVEMAGZ adalah remaja sampai dewasa, dengan rentang usia 17 sampai dengan 40 tahun. Hal ini membuat aksi kampanye mangrove kami semakin efektif, dimana dapat menjangkau segmentasi pembaca yang cukup lebar.

8. KeSEMaT Nursery

Bekerjasama dengan para petani mangrove dengan cara membantu mereka dalam memasarkan produk bibit mangrovenya, juga kami lakukan dengan tujuan untuk mengkampanyekan fungsi dan manfaat mangrove kepada warga pesisir.

Tak hanya itu, dengan pola kemitraan bersama petani, khususnya di Pantai Utara Jawa, kami juga berkampanye ke konsumen, yaitu kalangan dinas pemerintahan dan LSM lingkungan yang terkait dengan pengelolaan rehabilitasi ekosistem mangrove di pesisir.

Konsumen KeSEMaT Nursery yang menjangkau hampir semua stake holder mangrove di Jawa bahkan luar Jawa, semakin memudahkan kami dalam mengoptimalkan kampanye pelestarian mangrove demi masa depan yang lebih baik.

9. KeSEMaTour

Kami menciptakan brand KeSEMaTour, karena kami melihat fenomena mangroving mulai menggejala di kalangan anak muda di Indonesia, dimana ekowisata mangrove menjadi pilihan utama beberapa komunitas bahkan institusi, dalam mengisi hari libur mereka.

Dengan harapan menjangkau "pangsa pasar" yang lebih luas, yaitu kalangan anak muda pecinta petualangan, KeSEMaTour menawarkan paket-paket wisata yang menarik, hanya khusus ke titik-titik kawasan hutan mangrove yang ada di Indonesia, khususnya di Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah.

Klien kami sangat beragam, mulai dari pelajar, mahasiswa, LSM, dinas pemerintahan dari daerah hingga pusat, juga masyarakat umum, yang penasaran menikmati keindahan hutan mangrove yang saat ini mulai gencar dipromosikan oleh pemerintah kita, sebagai salah satu kawasan eduekowisata wajib kunjung.

Dengan adanya KeSEMaTour, tentu hot gay porn saja kami berharap peogram kampanye mangrove kami dapat lebih berjalan optimal, dimana mampu menjangkau masyarakat luas di seluruh Indonesia, bahkan beberapa negara mitra kerja kami di luar negeri.

10. Mangrove Training

Kami mengumpulkan segala bentuk pelatihan mangrove kedalam satu brand, yaitu Mangrove Training. Mangrove Training menyediakan jasa pelatihan analisa vegetasi mangrove, pelatihan pembuatan batik mangrove, training memasak jajanan mangrove, teknik membuat peta mangrove, dan lain sebagainya. 

Konsumen Mangrove Training sangat beragam, mulai mahasiswa sampai dengan instansi terkait dari pusat hingga daerah dan LSM serta organisasi lingkungan lainnya. Dengan adanya Mangrove Training ini, kampanye mangrove kami terasa semakin luas, dan makin maksimal.

11. Simbol Mangrover

Dengan tujuan untuk menyatukan MANGROVER di dunia, pada tanggal 28 Februari 2013, kami resmi melaunching simbol MANGROVER, yang dipergunakan sebagai sebuah logo resmi bagi semua MANGROVER tak hanya di Indonesia, tapi juga dunia.

Simbol MANGROVER ini merupakan siluet akar salah satu jenis mangrove bernama Rhizophora (Bakau), yang berwarna hijau.

“Filosofinya, karena mangrove butuh dihijaukan, butuh diselamatkan. Untuk itulah, potongan akar Rhizophora ini, sengaja dibuat berwarna hijau atau terkadang putih dengan latar belakang hijau, sesuai dengan semangat konservasi-hijau para MANGROVER di seluruh dunia, yang berjuang mati-matian untuk menyelamatkan ekosistem mangrove dari kerusakan,” jelas Aris Priyono, cialis online pencipta logo mangrove root, ini. 

“Secara alami, akar mangrove Rhizophora, memang tersusun saling silang, seperti ini. Jika dilihat sepintas, akar atas adalah tangan kanan dan bawahnya tangan kiri. Ini, sebuah simbolisasi manusia yang sedang merangkul, menggandeng dan menggendong. Latar belakang putih atau hijau, sebagai simbol perdamaian, konservasi, kesejahteraan dan persahabatan dunia. Warna hijau dan putih bisa saling menggantikan, artinya akar bisa diputihkan dan latar belakang bisa dihijaukan, dengan filosofi yang sama, yaitu konservasi dan perdamaian, namun namanya tetap sama, yaitu mangrove root. Kedepan, simbol ini merupakan sebuah persatuan dari semua komunitas MANGROVER yang ada di dunia. Para MANGROVER memiliki nama komunitas yang berbeda-beda, dengan hadirnya logo ini, maka akan bisa menyatukan jiwa mereka sebagai MANGROVER sejati,” jelas Amrul selaku Presiden KeSEMaT, yang juga menjadi inisiator terciptanya logo MANGROVER, ini.

Jika diamati, logo MANGROVER ini juga sangat simetris. Tercipta dari satu garis lurus dan dua lingkaran simetris yang disatukan. Ternyata, hal ini juga memiliki filosofi yang mengagumkan. “Akar mangrove ini adalah sebuah keseimbangan. Satu garis dan dua lingkaran berjarak sama, dipertemukan ditengah-tengah, dengan garis yang saling simetris dan seimbang, yang berarti kita menuntut keseimbangan untuk mangrove. Tak boleh lagi, mangrove ditebang tanpa kompensasi. Mangrove wajib dibudidayakan, karena mangrove butuh manusia dan manusia butuh mangrove,” jelas Presiden KeSEMaT.

Dengan hadirnya akar mangrove, dihimbau untuk semua MANGROVER dimanapun berada, mari bersama mulai mempergunakan logo ini sebagai bendera, pin, stiker, badge, dan pernak-pernik MANGROVER lainnya, sebagai simbolisasi persatuan kita, sehingga bisa lebih optimal lagi dalam menyerukan penyelamatan mangrove di Indonesia dan dunia, demi masa depan yang lebih baik.

“Tidak ada SOP logo yang terlalu rumit. Intinya, akar hijau diciptakan agar bisa diadopsi oleh semua orang secara mudah. Bila ingin mencoba membuatnya untuk bendera, misalnya, silahkan tarik garis lurus dari atas, tandai dengan tiga titik yang berjarak sama, tambahkan dua setengah-lingkaran simetris, diameter berbeda, lalu hilangkan sisi kiri lingkaran atas dan hilangkan juga sisi kanan lingkaran bawah. Untuk ketebalan garis, buatlah sedemikian rupa hingga semuanya simetris dan berbentuk akar. Jangan terlalu tebal, karena akan merusak esensi akar yang sebenarnya. Semudah, itu,” jelas Amrul.

Bagi Anda yang tertarik untuk membantu KeSEMaT dalam menyosialisasikan simbol MANGROVER ini, dipersilahkan mengikuti program kampanye kami di Twitter menggunakan fasilitas Twibbon.

12. mangrover

Kami juga mengkampanyekan mangrove dengan memasarkan kaos dan merchandise lainnya bertema mangrove. Berlabel mangrover, kaos kami sudah terjual ke seluruh Indonesia dan beberapa negara di Asia Pasifik.

Produk-produk mangrover tak hanya dinikmati oleh masyarakat yang peduli mangrove saja, melainkan semua kalangan yang menyukai desain kaos yang sedang hitz, dengan kemasan apik ditambah desain terkini.

Melalui mangrover, kampanye mangrove kami akan mudah dan tetap diingat, karena tulisan seperti Save Mangrove Indonesia, We Are Mangrover, Keep Calm and Save Mangrove dan mobile porn lain-lain akan cepat dilihat di kaos sang Pemakai, sehingga kampanye penyelamatan mamgrove kami makin cepat dan tepat sasaran ke masyarakat umum.

13. Kendler

Kendler singkatan dari Kendi Mbeler. Konsep Kendler kami ciptakan sebagai sebuah Mangrover Gear, yaitu alat pendamping seorang Mangrover pada saat mangroving di lapangan. Kendler aman dan ramah lingkungan, karena terbuat dari seratus persen tanah liat.

Kendler bisa dipasang di pinggang, juga bisa dibawa dalam tas, dan digunakan pada saat mengambil air minum, setelah selesai melakukan penanaman mangrove. Kendler kami pasarkan secara offline dan online di website perusahaan mangrove kami, yaitu CV. KeMANGI dan kami bagikan secara gratis di event-event tertentu.

Pemasaran Kendler tak hanya ke kalangan Mangrover saja, tetapi juga kepada pecinta barang antik, karena bentuk Kendler memang kami desain unik, yaitu bukan seperti kendi yang mempunyai "moncong" di samping sebagai tempat minumnya, melainkan air minum diminum langsung lewat atas kendi.

Keberadaan Kendler membuat kampanye mangrove kami semakin luas saja, karena selain konsumen Kendler sangat beragam, juga melibatkan para pengrajin kendi di Semarang dan Jepara, yang notabene di kesehariannya belum banyak tahu mengenai ekosistem mangrove. Kendler membuat mereka semua menjadi mengenal mangrove.

14. Koin Untuk Mangrove

Dengan konsep donasi, kami menciptakan Koin Untuk Mangrove (Kumang). Kampanye kami melalui Kumang ini, mengajak semua lapisan masyarakat untuk mengumpulkan koinnya (Rp. 1000,- dan menyumbangkannya kepada kami, yang kemudian akan kami gunakan untuk membiayai program mangroving kami, dan juga kami salurkan kepada kelompok-kelompok masyarakat peduli mangrove di pesisir-pesisir Indonesia.

Program ini cukup mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat, terbukti beberapa CSR perusahaan meminta kerjasama kepada kami, untuk menyalurkan dana CSR mereka kepada kelompok-kelompok tani mangrove.

Kampanye mangrove kami melalui Kumang ini, juga mampu menjaring komunitas yang cukup luas, dimana tak hanya para stake holder mangrove saja yang terlibat, melainkan masyarakat umum, mulai dari kalangan bawah, menengah, sampai atas.

15. GROVENIR

Selain mangrover, kami juga menciptakan brand lainnya, yaitu GROVENIR. Singkatan dari Mangrove Souvenir, GROVENIR dikonsep sebagai merchandise khusus bertema mangrove. Kami memproduksi gantungan kunci, tempat pensil, tempat vas bunga, dan lain-lain bermotif flora dan fauna mangrove serta berbagai hal yang berhubungan dengan itu dari kain flanel.

GROVENIR juga kami pasarkan secara offline dan online, menjangkau konsumen di seluruh Indonesia, terutama kaum perempuan, yaitu para pecinta souvenir unik, juga pecinta souvenir dari kain flanel.

Dengan melibatkan para pengrajin di Semarang dan sekitarnya dalam memproduksi GROVENIR, kami berupaya mengenalkan pentingnya mangrove bagi kehidupan di bumi. Walaupun mereka tak terkena langsung dengan dampak abrasi pantai, sehubungan dengan lokasi tempat tinggal mereka yang jauh dari pesisir pantai, yaitu di daerah perkotaan, namun kami mengajarkan bahwa udara bersih yang mereka hirup, salah satunya adalah jasa mangrove dalam menyerap CO2 dan meredam efek rumah kaca.

16. KeSEMaTOKO

KeSEMaTOKO adalah brand kami dalam menjalankan roda organisasi, dimana kami belajar berwirausaha sekaligus mengkampanyekan mangrove. Dalam mendapatkan dana untuk membiayai program-program kampanye mangrove kami, kami menjalin kerjasama dengan banyak perusahaan, juga menjual beberapa produk dan jasa mangrove kami, bekerjasama dengan perusahaan mangrove kami, yaitu CV. KeMANGI. 

Kami mengonsep KeSEMaTOKO sebagai sebuah Toko Mangrove KeSEMaT dengan manajemen mahasiswa sehingga produk-produk mangrove yang kami jual, hanya dalam skala kecil dan menengah, dan difokuskan untuk mengkampanyekan program dan proyek KeSEMaT saja, seperti gantungan kunci KeSEMaT, kaos KeSEMaT, dan souvenir lainnya yang berbau KeSEMaT.

17. Pita Mangrove, #SAVEMANGROVE, MANGROVER, black porn Salam MANGROVER! dan Semangat MANGROVER!

Pada tanggal 3 Maret 2012, bertepatan dengan Tahapan Pertama, MANGROVE RESTORATION (MANGRES) 2012 : MANGROVER UNITE, KeSEMaT mulai memperkenalkan pita mangrove (pimang) kepada masyarakat luas, terutama kepada para peserta MANGRES 2012.

Pimang yang merupakan simbol standar, bagi siapa saja yang merasa memiliki kepedulian terhadap ekosistem mangrove yang semakin hari kondisinya semakin memprihatinkan ini, terbuat dari dua buah pita yang ditempelkan menjadi satu bagian, sedemikian rupa sehingga membentuk pohon mangrove.

Lihatlah gambar di atas, inilah simbol peduli mangrove yang diwujudkan dalam sebuah pimang berwarna hijau. Simbol ini merupakan manifestasi dari rasa peduli mangrove kita yang divisualisasikan dengan dua buah pita yang membentuk sebuah ikatan erat dan sebuah pita yang melambangkan mangrove itu sendiri, sehingga memiliki arti sebuah dukungan yang erat terhadap pelestarian mangrove di Indonesia dan dunia.

Bagi masyarakat Indonesia yang berminat mendukung pelestarian mangrove, mari bersama menggunakan simbol pimang di setiap program-program mangrove Anda. Selain sebagai bentuk kepedulian, pimang ini juga sekaligus sebagai sebuah rasa keprihatinan kita yang mendalam terhadap nasib mangrove yang tak kunjung membaik.

Teknik pembuatan pimang sangat mudah. Lihatlah gambar di atas, dan cermati lipatannya, niscaya Anda akan segera bisa mempraktekkannya. Mari bersama kami, mempopulerkan pimang ke komunitas Anda masing-masing, sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian kita terhadap nasib mangrove.


#SAVEMANGROVE merupakan hastag kampanye penyelamatan mangrove, yang diciptakan gay sex video oleh Yanuar Yogha Pradana, salah seorang KeSEMaTER, dengan tujuan untuk mengkampanyekan ekosistem mangrove di media Twitter dan media sosial lainnya. Saat ini, #SAVEMANGROVE ber-efek viral, dimana sudah menjadi hastag wajib bagi Mangrover dimanapun berada, saat mau mengkampanyekan mangrove di media sosial tersebut, baik online maupun offline, misalnya saat street campaign.

Dengan teknik penulisan Salam (S huruf kapital) dan MANGROVER (semua huruf kapital) yang ditambahkan tanda seru (!) diciptakan oleh salah seorang KeSEMaTER bernama Aris Priyono.

Salam ini pertama kali “dipergunakan” oleh KeSEMaT, pada masa pemerintahan Presiden KeSEMaT IV, yaitu Sdr. Aris Kurniawan periode 2004/2005. Waktu itu, salam ini sengaja diciptakan untuk mempererat tali persaudaraan antara KeSEMaTER satu dengan KeSEMaTER lainnya sekaligus penyemangat para KeSEMaTER dalam setiap kali bekerja di pesisir.

Jawaban dari Salam MANGROVER! ini adalah Semangat MANGROVER!. Apabila Anda ingin menuliskannya untuk menjawab Salam MANGROVER!, misalnya, maka Semangat MANGROVER! juga memiliki teknik penulisan yang sama, yaitu Semangat (S huruf kapital) dan MANGROVER (semua huruf kapital) yang ditambahkan tanda seru (!).

Jawaban Salam MANGROVER! ini, berarti setiap kali kita mendengar para KeSEMaTER menyampaikan salam mangrovenya, maka kita diharapkan agar mampu menyemangati diri kita sendiri untuk berjuang tanpa henti dalam melawan para perusak ekosistem mangrove di Indonesia dan berbagai belahan dunia.

Mengingat perkembangan sekarang, maka, ternyata Salam MANGROVER! dan jawabannya, yaitu Semangat MANGROVER!, ternyata tidak hanya dipakai dan digunakan oleh KeSEMaTER saja, melainkan telah diadopsi dan dipakai oleh semua lapisan masyarakat yang juga memiliki semangat yang sama dengan KeSEMaT.

Tentu saja, hal ini semakin membuat KeSEMaT senang dan bangga karena telah berhasil menginspirasi orang lain untuk lebih peduli dengan mangrove melalui Salam MANGROVER!, ini. Selain itu, perubahan “cara pandang masyarakat” ini semakin membuat kami bangga, karena pada akhirnya tujuan awal KeSEMaT tercapai, yaitu agar kata MANGROVER mampu “dimiliki” oleh setiap sanubari masyarakat kita, yang cinta dengan mangrovenya.

Kata MANGROVER yang dulu identik dengan Anggota KeSEMaT, sekarang ini sudah semakin menipis dan berubah pengertiannya menjadi setiap orang yang mencintai dan menyayangi mangrove dan mau berjuang untuk menyelamatkannya (sementara itu, niche kata MANGROVER yang identik dengan KeSEMaT, sekarang ini sudah tergantikan dengan kata KeSEMaTER).

Hal ini berarti, Salam MANGROVER! tak lagi hanya boleh dipergunakan untuk menyapa sesama KeSEMaTER saja, tetapi sangat dianjurkan bagi siapapun di luar KeSEMaTER yang ingin menggunakannya untuk mempererat tali silaturahmi diantara sesamanya sekaligus menyemangati dirinya sendiri, dalam upaya penyelamatan mangrove.

Jadi, jangan ragu lagi. Begitu ada para KeSEMaTER, KeMANGTEER dan MANGROVER bahkan siapapun di sekitar Anda, yang secara tiba-tiba menyapa Anda dengan Salam MANGROVER!, maka segeralah jawab dengan Semangat MANGROVER!

18. Mangcil

Mangcil singkatan dari Mangrover Cilik. Kami menciptakan Mangcil dengan tujuan agar kampanye penyelamatan mangrove kami sampai kepada generasi paling muda, yaitu anak-anak, yang terdiri dari pelajar SD sampai SMP.

Kami membuat logo dan mendesain Mangcil sedemikian rupa sehingga kurikulum mangrove Mangcil dapat terserap dengan baik oleh para pelajar. Saat ini, Mangcil telah menarik minat banyak kalangan, tak hanya dari dalam negeri, bahkan luar negeri.

Beberapa instansi dan perusahaan melalui program CSR mereka, telah bekerjasama dengan kami dan mengembangkan konsep porno gay ini sehingga tujuan kami untuk mengkampanyekan indahnya hutan mangrove kepada anak-anak, harapan bangsa kita, semakin berjalan optimal.

19. Mangrove Safe

Mangrove Safe adalah sebuah usaha manusia untuk bertindak adil dan bijaksana kepada ekosistem mangrove dengan cara memberikan kompensasi berupa penanaman mangrove di setiap lahan mangrove yang telah dirubah menjadi area pertambakan terutama udang dan peruntukan lainnya.

Konsep Mangrove Safe diharapkan bisa dilahirkan dari sebuah kesepakatan bersama antara masyarakat dan berbagai institusi yang berhubungan dengan produksi pertambakan terutama udang dan mangrove untuk mulai melakukan aksi bersama dalam usaha perlindungan dan penyelamatan ekosistem mangrove.

Mangrove Safe berarti sebuah sertifikasi yang menerangkan kepada masyarakat bahwa sebuah perusahaan pertambakan telah bertindak adil kepada ekosistem mangrove dengan cara memberikan kompensasi berupa penanaman mangrove dengan persentase yang benar, di sekitar area pertambakannya

Dengan demikian, setiap perubahan lahan mangrove menjadi area pertambakan, tidak lantas menimbulkan kerusakan ekosistem mangrove secara permanen yang bisa mengancam kelestarian ekosistem mangrove di masa mendatang.

Kampanye kami melalui Mangrove Safe, membuat kampanye mangrove kami menjangkau kalangan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kebijakan lainnya, yang tentu saja akan semakin mengoptimalkan cita-cita kami menyelamatkan ekosistem mangrove kita, demi masa depan yang lebih baik.

20. Bomang

Bomang singkatan dari Boneka Mangrove. Kami menciptakan Bomang dalam rangka terus menyuarakan dan mengkampanyekan ekosistem mangrove ke masyarakat luas.

Penyebarluasan cerita mangrove kami, adalah dengan cara memperkenalkan Bomang, dengan tujuan sebagai salah satu alat kampanye mangrove kami, terutama kepada mereka yang masih berusia muda, yaitu para pelajar TK, SD dan SMP, dengan cara menggelar Dongeng Mangrove ke sekolah-sekolah mereka, di Semarang dan sekitarnya.

Dongeng Mangrove bersama Bomang ini, pertama kali dilaunching pada saat program Mangrove Music Charity (MMC) 2011, yang digelar di bulan Mei sampai dengan Agustus 2011, dan sampai sekarang terus bersafari, berkeliling dari iphone porn satu sekolah ke sekolah lainnya, dari satu kampus ke kampus lainnya, dan dari satu tempat ke tempat lainnya, untuk mendongengkan indahnya hutan mangrove.

Tentu saja, hal ini kami lakukan, semata-mata demi melestarikan mangrove dan membantu peningkatan kehidupan masyarakat di pesisir bumi, kita. Semangat MANGROVER!

21. Mangrove Webs

Kami juga mengkampanyekan mangrove kepada komunitas IT, dengan cara menciptakan jasa media support, pelatihan dan pembuatan website dan hosting khusus mangrove dan pesisir. Kami membentuk Mangrove Webs, yang salah satu produknya adalah Berita Mangrove.

Mangrove Webs, selain menawarkan produk websitenya berbasis Joomla, blogger, dan lainnya, juga memberikan jasa pelatihan pembuatan website dan pengelolaannya kepada dinas pemerintahan, LSM, dan berbagai instansi lainnya.

Kampanye mangrove kami di komunitas IT ini, kami harapkan dapat lebih menjangkau komunitas yang lebih luas, mengingat mangrove masih belum banyak dipahami di berbagai level masyarakat. 

22. Berita Mangrove

Berita Mangrove adalah bagian dari Mangrove Webs yang memfokuskan diri pada media support, merupakan sebuah situs yang menggabungkan semua berita mangrove di Twitter dari seluruh dunia, terkhusus dari Indonesia.

Berita Mangrove memiliki lima afiliasi akun Twitter, yaitu Aksi Mangrove, Info Mangrove, Unik Mangrove, Event Mangrove dan Opini Mangrove yang semuanya memberitakan pelayanan berupa berita mangrove terlengkap kepada Netizen dan semua MANGROVER di Indonesia bahkan dunia.

23. Manprod ID

Pada tanggal 18 Juni 2016, KeSEMaT mulai melakukan program pelatihan ekstraksi mangrove dengan tujuan untuk menindaklanjuti proyek cartoon porn videos pengembangan ilmu dan pengetahuan mengenai Mangrove Natural Products - Indonesia (Manprod ID) sehingga diharapkan dalam beberapa tahun mendatang, akan dapat tercipta produk-produk unggulan lainnya dari KeSEMaT selain Batik Bakau, Mas Jamang, Mangrover ID, Mangrove Map, MANGROVEMAGZ, dan masih banyak lagi.

Bookmark and Share