|
Written by KeSEMaT
|
|
Wednesday, 17 June 2009 |
|
Oleh Arief Marsudi Harjo Ekosistem mangrove memiliki peran yang penting bagi lingkungan pesisir. Pemanfaatan yang berlebihan mengakibatkan kerusakan pada ekosistem mangrove. Oleh karena itu, perlu digalakkan berbagai kegiatan rehabilitasi, dalam kegiatan rehabilitasi perlu dilakukan pemeliharaan dan pemantauan untuk melihat dan mengukur tingkat keberhasilan kegiatan ini. Daun dijadikan sebagai indikator kondisi mangrove karena dapat mengalami perubahan bentuk sesuai kondisi lingkungan perairan. |
|
Last Updated ( Wednesday, 17 June 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by KeSEMaT
|
|
Sunday, 22 February 2009 |
|
Oleh Yulian Nafi’ Nugraheni Ekosistem mangrove telah mengalami penurunan, sehingga perlu upaya konservasi dan rehabilitasi. Upaya utama untuk mempercepat pertumbuhan awal semai, dimana tahap ini diharapkan mencegah predasi kepiting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk anorganik pada persemaian terhadap pertumbuhan semai mangrove Rhizophora mucronata dan Ceriops decandra. |
|
Read more...
|
|
|
Written by KeSEMaT
|
|
Sunday, 22 February 2009 |
|
Oleh Muhamad Ikhsan Sri Hartadi Ekosistem mangrove memiliki peran yang penting bagi lingkungan pesisir. Pemanfaatan yang berlebihan mengakibatkan kerusakan pada ekosistem mangrove. Oleh karena itu, perlu digalakkan berbagai kegiatan rehabilitasi, salah satu tahapannya adalah dengan persemaian. Rehabilitasi mangrove pada saat persemaian ada masa kritis seperti pemangsaan propagul oleh kepiting. Untuk memperpendek masa kritis tersebut, maka dicari upaya untuk mempercepat pertumbuhannya. Salah satu alternatif yang mungkin bisa dilakukan adalah dengan pemupukan. |
|
Last Updated ( Sunday, 22 February 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by KeSEMaT
|
|
Wednesday, 07 January 2009 |
|
Oleh Aris Priyono Kawasan mangrove di Kecamatan Tugu memiliki vegetasi mangrove yang telah rusak sebagai akibat dari pembukaan lahan untuk pertambakan dan pertanian. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui komposisi dan vegetasi mangrove sebagai upaya pengelolaan ekosistem di wilayah ini. |
|
Last Updated ( Wednesday, 07 January 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by KeSEMaT
|
|
Wednesday, 24 September 2008 |
|
Oleh Indah Kurniani Secara ekologis, ekosistem mangrove berfungsi sebagai plasma nutfah, tempat pemijahan, pengasuhan dan mencari makan bagi berbagai biota perairan. Mangrove juga berfungsi sebagai sumber daya ekonomi yang dapat dimanfaatkan sebagai penghasil kayu bakar dan bahan bangunan (Budiman dan Kartawinata, 1986) serta sebagai tempat pariwisata (Bengen, 1999). Kegiatan yang berwawasan lingkungan belum banyak diterapkan di kawasan mangrove (Alikodra, 1998) seperti halnya di Kabupaten Jepara. Pemanfaatan potensi kawasan mangrove sebagai ekowisata menjadi sebuah alternative dalam usaha konservasi ekosistem mangrove karena berfokus pada keutuhan wilayah alam dan pemeliharaan kondisi alam itu sendiri. |
|
Last Updated ( Wednesday, 24 September 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>
|
| Results 1 - 9 of 32 |