Distribusi dan Kelimpahan Polychaeta di Kawasan Hutan Mangrove Klaces dan Sapuregel, Segara Anakan

Oleh Ari Basuki Abdulah

Hutan mangrove memiliki produktivitas tinggi dari serasah daun, ranting dan pohon-pohon yang tumbang. Tingginya produktivitas tersebut menjadikan hutan mangrove memilki fungsi ekologis yang penting bagi makhluk hidup lain, antara lain sebagai tempat memijah, pembesaran dan mencari makan. Biota yang hiduppada sistem ekologis mangrove antara lain ikan, udang, kepiting moluska dan polychaeta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi dan kelimpahan polychaeta di lokasi penelitian Klaces dan Sapuregel yang memiliki perbedaan tingkat sedimentasi. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Agustus 2002 di kawasan hutan mangrove Segara Anakan Cilacap.

Read more...
 

KeSEMaT Online

KeSEMaT Online

SEARCH

TRANSLATE

DONATE

Nomor Rekening 3-015-01552-6 a.n. KeSEMaT, Bank Jateng Cabang Jepara Jawa Tengah. Atau melalui PAYPAL. Silahkan KLIK logo di bawah ini. Terima kasih atas dukungan Anda kepada kami.

ANNOUNCEMENT

(1) UPDATE BERITA TERBARU KeSEMaT, bisa Anda ikuti di TWITTER (ID : kesemat) dan FACEBOOK (ID : kesemat mangrover). (2) INFO KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2010 INFO KC 2010. TOR KC 2010. Formulir Pendaftaran KC 2010.

CURRENT PROGRAM

(1) JANUARI - SEPTEMBER 2010. Proyek Pembuatan Film dan Buku Pelatihan Mangrove serta Pengelolaan Mangrove di Jawa Tengah. KeSEMaT - MFF - IUCN - KKP (2) OKTOBER 2010. MANGROVE TRAINING (MT) 2010 : PELATIHAN PENELITIAN EKOSISTEM MANGROVE DAN PEMANFAATAN METODE REMOTE SENSING SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN EKOSISTEM MANGROVE. Rembang Jawa Tengah. KeSEMaT - FPIK UNDIP (3) MEI - AGUSTUS 2010. Proyek Investigasi Perubahan Iklim. Tugu Semarang. KeSEMaT - Yayasan BINTARI - MERCYCORPS. (4) AGUSTUS - OKTOBER 2010. KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2010 : LOMBA CERPEN, DESIGN GRAFIS DAN FOTOGRAFI MANGROVE. KeSEMaT - FPIK UNDIP.

TESTIMONIAL

"It is a good organization." (John Paulsen - IUCN United Nations Staff).
"I would be very interesting in keep in links with you all." (Kapila Gunarathne - IUCN Head of Coastal Livelihood and Policy Unit).
"It is a awareness young people to environment. I am very appreciate." (Donald John Macintosh - Director of Mangroves for the Future).

SHARE THIS

Share |

STOP PRESS

Selamat Datang di KeSEMaTONLINE. KeSEMaT adalah peraih penghargaan bergengsi ADI BHAKTI 2007 Gubernur Jawa Tengah sebagai Insan Peduli Lingkungan Kategori Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Untuk TAMPILAN TERBAIK KeSEMaTONLINE, gunakan BROWSER OPERA.

Beranda arrow Area Kerja
Area Kerja Print E-mail
User Rating: / 1
PoorBest 
Written by KeSEMaT   
Monday, 06 October 2008

Sesuai dengan motonya, yaitu konservasi, penelitian, pendidikan, kampanye dan dokumentasi mangrove, KeSEMaT telah bekerja dalam ruang lingkup-program yang berdasarkan pada kelima motonya tersebut. Berbagai program mangrove telah berhasil digulirkan di berbagai daerah di pesisir Pantai Utara Pulau Jawa yang memang mengalami tingkat abrasi yang sangat tinggi, seperti di Rembang, Jepara, Demak dan Semarang. Dua daerah, yaitu Jepara dan Semarang, sengaja ditetapkan oleh KeSEMaT sebagai dua lokasi yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus. Untuk itulah, sejak tahun 2003 (Jepara) dan mulai tahun 2006 (Semarang), kedua kabupaten ini, menjadi “area-kerja-resmi” KeSEMaT dalam mengimplementasikan berbagai program mangrovenya. Jepara dan Semarang dipilih, karena di kedua lokasi inilah, ekosistem mangrove mengalami tekanan lahan yang sangat hebat.

 

JEPARA

Mangrove Cultivation (MC), Mangrove REpLaNT (MR) dan KeSEMaT Goes To Arboretum (KGTA) adalah tiga buah program yang telah sukses diimplementasikan oleh KeSEMaT di Jepara, tepatnya di sebuah desa pesisir bernama Teluk Awur. Sebuah desa pesisir yang dulunya gundul tanpa mangrove (2001), kini di tahun 2008 telah memiliki vegetasi mangrove yang lebat. Saat ini, KeSEMaT sedang berusaha untuk membangun vegetasi mangrove ini menjadi sebuah Mangrove Education Center (MEC) atau Pusat Pendidikan Mangrove (PPM), lengkap dengan berbagai fasilitas seperti bedeng persemaian mangrove, tempat pembibitan mangrove, papan nama spesies dan fasilitas pendidikan mangrove lainnya yang menunjang MEC dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang mangrove kepada masyarakat luas.

 

SEMARANG

Selanjutnya, di Semarang, KeSEMaT juga telah berhasil mengelola sebuah kawasan terabrasi di Kelurahan Trimulyo Kecamatan Genuk, Semarang, melalui tiga buah programnya yaitu Mangrove Conservation (MANGCON), KeSEMaT Goes To School (KGTS) dan Mangrove Restoration (MANGRES). Sebuah area mangrove terabrasi sepanjang 3 kilometer, kini telah berhasil ditanami dengan mangrove oleh KeSEMaT. Dalam jangka panjang, KeSEMaT akan terus melakukan upaya penanaman dengan berbagai jenis mangrove sehingga di pesisir Genuk, areanya bisa tertanami dengan baik, layaknya di Teluk Awur, Jepara.

Cerita keberhasilan KeSEMaT dalam merehabilitasi mangrove di area kerjanya dan berbagai wilayah di Indonesia, bisa Anda cermati di setiap artikel terbaru yang dipublikasikan di Jaringan KeSEMaTONLINE.
Last Updated ( Saturday, 29 May 2010 )
 

WARNING

KeSEMaT melarang keras, pencuplikan artikel, gambar dan semua berita yang tertulis dalam KeSEMaTONLINE untuk tujuan komersil dan tanpa ijin resmi dari KeSEMaT. Mari bersama, selamatkan ekosistem mangrove kita. SEKARANG! Salam MANGROVER!

 
Joomla Templates by Joomlashack